Gara-gara Instagram, Snap Akhirnya Lepas Saham Perdana

Posted on Updated on

Ancaman Instagram Stories pada Snapchat dapat dibuktikan riil. Pada informasi vendor, Snap, tampak perkembangan pemakai harian Snapchat terhambat sejak Instagram mendaratkan feature Stories. Informasi dalam kuartal III serta IV di 2016, terdaftar pemakai harian aktif Snapchat meraih 153 juta serta 158 juta. Dengan cara persentase, jumlah pemakai Snapchat di dua kuartal paling akhir itu cuma naik 7% serta 3,2%. Walau sebenarnya sebelumnya tengah th., Snap masihlah demikian superior di pasar video messenger. Tampak pada kuartal I serta II 2016 kenaikannya ada di angka 14% serta 17,2% jadi 122 serta 143 juta pemakai harian. Melonjak semasing 15 juta serta 21 juta dengan cara berurutan.

Snap Lepas Saham Perdananya

Periode kuartal II yaitu capaian paling tinggi di th. itu karena penampilan monitor penuh. Diluar itu, Snapchat seperti melenggang sendiri nyaris tanpa ada perlawanan bermakna dari pesaing. Disamping itu, Instagram yang mengakui menjiplak persis Snapchat sukses menarik perhatian umum lewat Stories. Dapat dibuktikan pada Oktober feature Stories telah dipakai 100 juta pemakai harian. Sedang pemakai harian aplikasi Instagram /hari meraih 300 juta serta 500 juta setiap bln.. Itu artinya sepertiga dari pemakai aplikasi Instagram nikmati service Stories.

Tanda-tanda peralihan pemakai semakin tampak dari catatan keuangan kuartal IV 2016 yang tunjukkan Snap hanya tumbuh 3,2% sebesar 5 juta. Di waktu berbarengan, Instagram merengkuh 150 juta pemakai harian untuk feature Stories. Satu diantara aspek lain yaitu pasar internasional Snapchat terlebih di lokasi Asia. Pada kuartal III serta IV pemakai mereka di lokasi itu tidak beralih sekalipun di angka 39 juta. Tidak heran, 80% pemakai Instagram ada diluar Amerika Serikat. Terutama saat ini nampak lagi aplikasi kompetitor serius bernama Snow. Aplikasi asal Korea Selatan itu mulai terkenal selama 2016.

Snapchat sendiri, lewat perusahaan induk Snap, barusan melepas saham perdana (IPO) di bursa saham New York, AS, untuk menarik pendanaan baru. Manuver ini disadari buntut dari persaingan dengan pesaing mereka. Kami hadapi pertandingan penting di nyaris tiap-tiap segi usaha dengan cara domestik serta internasional. Misalnya, Instagram, anak perusahaan dari Facebook, yang belum lama mengenalkan feature stories yang mengikuti persis feature Stories kami. Dari hasil IPO itu, Snap sukses peroleh dana fresh sejumlah US$3 miliar atau nyaris Rp40 triliun.

Advertisements